Cara Menghitung Dana Darurat Untuk Milenial

https://lh4.googleusercontent.com/U2aoyaBJnCty7iign-xXzBmSitJ2g73S2z9XKWgUAqE3WeXHBS2q0QOCeg54HFpV0_ZTQZH6enYE64ur2po-zF4_k0Boc9vT6SeFm6BHfS-0ApXtcjMN2ZO-ejKY35JoNLdQklHY

Dengan adanya kondisi pandemi ternyata memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap pengetahuan para milenial untuk mempersiapkan dana darurat. Dana darurat adalah dana yang dapat digunakan saat kondisi krisis seperti menghadapi pandemi atau secara sederhana ketika kita tidak bisa mendapatkan pendapatan karena kehilangan pekerjaan.

Bukan tanpa alasan mengapa kita harus mempersiapkan dana darurat. Alasannya karena dana darurat akan membuat ekonomi kita menjadi nyaman dan tidak selalu berurusan dengan pinjaman tunai. Meskipun pada dasarnya pinjaman pun bukan hal yang tabu jika kamu bisa mengaturnya dengan baik.

Lalu bagaimana cara menghitung dana darurat yang benar terutama bagi milenial yang belum menikah maupun sudah menikah? Berikut adalah penjelasan ringkasnya.

Hitung berapa pendapatan bulanan

Jika kamu belum memahami bagaimana cara menghitung dana darurat yang dibutuhkan, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menghitung pendapatan bulanan. Bagi para pekerja, pendapatan bulanan yang dimaksud adalah pendapatan bersih yang dibawa pulang.

Artinya penghasilan belum tidak dihitung dengan ongkos transportasi, makan, dan kegiatan operasional lain selama berada di kantor. Inilah yang dihitung sebagai pendapatan bulanan atau take home pay.

Jika kamu seorang pekerja lepas, bisa menghitung pendapatan selama tiga bulan terakhir kemudian dibagi menjadi tiga. Angka rata-rata yang didapatkan itulah yang menjadi patokan pendapatan bulanan yang didapatkan. Cukup sederhana bukan?

Hitung bujet pengeluaran setiap bulan

Setelah mengetahui pendapatan bulanan baik bagi para pekerja kantoran ataupun para pekerja lepas, langkah kedua adalah menghitung bujet pengeluaran bulanan. Pengeluaran bulanan sudah termasuk kebutuhan sandang, pangan, papan dan diluar hiburan. 

Bujet hiburan seperti dana untuk liburan, jalan-jalan, nonton, nongkrong, hingga membeli gadget baru dan pakaian. Dana-dana yang sifatnya tersier seperti itu tidak dimasukkan dalam pengeluaran setiap bulan atau dipisahkan dulu untuk mengetahui kebutuhan pokok bulanan.

Hitung kebutuhan lain selain bujet bulanan

Kebutuhan lain selain bujet bulanan seperti perawatan kendaraan, rumah, pulsa handphone hingga beberapa beban biaya lain di luar kebutuhan pokok. Namun, kita juga perlu mengkategorikan sendiri apa saja kebutuhan pokok saat ini.

Sebagai contoh, jika pekerjaan kita banyak berurusan dengan internet, maka kuota atau biaya langganan internet sudah harus dimasukkan dalam kategori kebutuhan pokok selain makanan, pakaian dan tempat tinggal.

Kebutuhan lain di luar bujet bulanan seperti bisa dipangkas atau dikurangi saat harus menggunakan dana darurat, sehingga tetap bisa menghemat pengeluaran saat menggunakan dana darurat.

Siapkan dana darurat untuk enam bulan ke depan

Setelah mengetahui cara menghitung dana darurat yang benar, barulah kita menghitung kebutuhan pokok selama enam bulan ke depan. Periode tersebut digunakan sebagai patokan bagi pekerja yang belum berkeluarga. Berbeda dengan pekerja yang sudah berkeluarga apalagi punya tanggungan orang tua, periode yang lebih aman untuk mempersiapkan dana darurat adalah satu tahun ke depan.

Semakin lama periode waktunya akan semakin baik. Sehingga kapan pun kondisi darurat terjadi, kita punya cadangan dana yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok tanpa harus memikirkan pendapatan bulanan.

Berbeda halnya jika mengalami kondisi sebaliknya. Misalnya kehilangan pekerjaan disaat belum mempersiapkan dana darurat. Mau tidak mau tetap harus bisa bertahan dengan cara apapun termasuk mengajukan pinjaman tunai misalnya lewat aplikasi terpercaya seperti Kredivo yang sudah terdaftar di OJK.

Kredivo menawarkan pinjaman tunai tanpa kartu kredit. Semua transaksi dilakukan hanya dengan menggunakan aplikasi secara online yang mendukung pemberlakuan kondisi new normal saat pandemi. Selain dapat digunakan untuk dana darurat, pinjaman tunai Kredivo dapat dimanfaatkan untuk modal usaha. Salah satu keunggulannya Kredivo memberikan kredit limit sampai dengan Rp30 juta per member.

Kredivo memberikan bunga pinjaman yang terjangkau sebesar 2,95% per bulan dengan opsi tenor antara 3 dan 6 bulan pembayaran. Unduh aplikasi resminya di Google Play Store maupun App Store dengan mudah.  

About penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *